Flutter

Belajar Flutter Basic #2: Layout Menggunakan Widget

Belajar Flutter Basic #2: Layout Menggunakan Widget

412 Dilihat

Pendahuluan

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa Flutter hanyalah sebuah tools untuk membuat User Interface (UI) yang dapat di-build kedalam versi Android / iOs atau biasa kita sebut dengan istilah frontend. Flutter tidak memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan database tanpa menggunakan pihak ketiga (backend). Sehingga kekuatan yang dapat dimanfaatkan adalah bagaimana membuat layout dengan menggunakan Widget yang telah disediakan.

Karena ini sifatnya basic, maka kita akan belajar bersama bagaimana menggunakan Widget yang ada untuk menampilkan layout yang di-inginkan atau bisa juga dibahasakan: bagaimana cara menggunakan component yang telah disediakan. What ever, intinya, kita akan membuat layout, hehehe.

Layaknya belajar HTML pada dunia web development, maka kita akan memecah beberapa bagian widget untuk digunakan dan ditampilkan secara berkala.

Baca Juga: Belajar Flutter Basic #1 - Mengenal & Install Flutter

Membuat AppBar Widget

AppBar mungkin bisa disinonimkan dengan tag <header> pada HTML, sebab AppBar merupakan fungsi untuk membuat head dari sebuah aplikasi, dimana didalamnya terdapat title yang dapat digunakan untuk menampilkan brand atau page apa yang sedang dibuka dari aplikasi tersebut.

Buka file lib/main.dart, hapus semua code yang ada karena kita akan memulainya dari awal. Kemudian masukkan code berikut:

import 'package:flutter/material.dart';

void main() {
  runApp(HomePage());
}

class HomePage extends StatelessWidget {
  build(context) {
    return MaterialApp(
      home: Scaffold(
        appBar: AppBar(
            backgroundColor: Colors.red[800],
            leading: Icon(Icons.home),
            title: Text('DW Flutter Basic')
        ),
      )
    );
  }
}

Penjelasan:

  • Line-1, import package yang dibutuhkan, dalam hal ini material.dart. main() adalah fungsi yang pertama kali diajalankan ketika aplikasi sedang di-load, maka apapun yang di-apit didalam main() maka code tersebut akan di-eksekusi.
  • Line-4 kita menggunakan runApp untuk me-render code kedalam screen aplikasi, dalam hal ini terdapat class HomePage() yang akan di-eksekusi.
  • Line-7, kita mendefinisikan sebuah class yang bernama HomePage.
  • Line-9, memberikan nilai balik yang berisi MaterialApp dari package yang telah di-import pada awal code.
  • MaterialApp memiliki property home yang berisi Scaffold widget. Perlu diketahui bahwa Scaffold widget inilah yang memiliki property appBar untuk membuat bar dari sebuah aplikasi, selain appBar, widget ini juga memiliki property lainnya, yakni: BottomAppBar, FloatingActionButton, dan lain sebagainya.
  • Property appBar dari Scaffold berisi AppBar widget.
  • AppBar widget juga memiliki banyak property, diantaranya: title, leading, actions, dan lain sebagainya. Tapi dalam case kali ini kita akan menggunakan property title yang berisi Text widget untuk menampilkan teks yang di-inginkan, leading untuk menampilkan icon home tepat sebelum teks dari title ditampilkan dan backgroundColor untuk memberikan warna pada AppBar.

Cukup membingungkan? Silahkan baca kembali dari penjelasan awal, karena belajar program adalah repeating. Intinya adalah struktur dari Flutter ini hanyalah memanggil widget atau class yang didalam class tersebut memiliki property bawaan, dimana value dari property tersebut dapat disematkan class atau widget lainnya. Singkatnya adalah class di dalam class. Atau widget di dalam widget.

Untuk menjalankan code tersebut, dari VScode tekan F5, atau dari command line, jalankan command: flutter run, maka hasil yang akan diperoleh akan tampak seperti berikut.

tutorial flutter

Menampilkan Card, Image & Text di Flutter

Bergeser dari sisi head aplikasi, kali ini kita akan melangkah ke bagian body untuk menampilkan content yang di-inginkan. Untuk menampilkan object pada bagian body sebuah aplikasi, maka Scaffold memiliki property yang bernama body, dengan property ini kita dapat menempatkan object apapun yang ingin ditampilkan pada bagian content sebuah aplikasi.

Pada sub topik ini, kita hanya akan menggunakan 3 buah widget yakni: Card, Image dan Text untuk meng-implementasikan penggunakan dari property body. Masih di dalam file main.dart, modifikasi menjadi:

import 'package:flutter/material.dart';

void main() {
  runApp(HomePage());
}

class HomePage extends StatelessWidget {
  build(context) {
    return MaterialApp(
      home: Scaffold(
        appBar: AppBar(
          backgroundColor: Colors.red[800],
          leading: Icon(Icons.home),
          title: Text('DW Flutter Basic')
        ),
          
        //CODE BARU YANG DITAMBAHKAN
        body: Container(
          child: Card(
            child: Column(
              children: <Widget>[
                Image.network('https://flutter.io/images/homepage/header-illustration.png'),
                Text('Belajar Flutter')
              ]
            )
          ),
        )
      	//AKHIR CODE
      )
    );
  }
}

Penjelasan:

  • body memiliki value sebuah widget Container() dimana hal ini serupa dengan class container yang ada pada Bootstrap.
  • Container juga memiliki property child , dimana pada case ini kita sematkan widget Card(). Sebenarnya bebas saja, jika kita ingin secara langsung menempatkan widget Column atau widget apapun didalam property child dari Container, tidak akan terjadi masalah. Hanya saja, case yang di-inginkan adalah membungkus object yang akan ditampilkan dengan Card(), dalam hal ini adalah Image dan Text.
  • Penggunaan widget Column() dalam child dari Card, tujuannya agar dapat memanggil lebih dari satu class. Sebab property child hanya mampu menampung satu class saja. Sedangkan Column() memiliki property children yang mampu menampung lebih dari satu class / widget didalamnya.
  • children dari Column() menggunakan lebih dari satu class, dimana masing-masing widget yang digunakan dipisahkan dengan koma (,). Maka dalam hal ini kita menggunakan widget Image.network() untuk mengambil image dari url. Dan Text(), seperti sebelumnya untuk menampilkan sebuah teks.

Bingung lagi? Baca penjelasan dari awal lagi. Ingat! Repeating!. Sekali lagi saya tekankan bahwa intinya adalah widget di dalam widget yang saling terkait satu sama lain.

Jika kamu menggunakan VSCode, setelah tekan save atau ctrl + s maka secara otomatis mengaktikan hot reload. Buat kamu yang menjalankannya via command line dapat menekan tombol shift + r pada command line untuk melakukan rebuild. Hasil yang diperoleh akan tampak seperti berikut

tutorial flutter

Baca Juga: Tutorial Vuex #2 - Mutations & Actions

Mengatur Layout Dengan Row & Column

Row() & Column() dapat digunakan untuk mengatur posisi dari widget yang akan ditampilkan. Row sendiri berarti baris, maka apapun yang diapit oleh class ini akan menggunakan posisi baris atau berderet kesamping (Horizontal). Sedang Column berarti kolom, maka widget yang berada didalamnya akan tersusun kebawah (Vertical).

Untuk memahami penggunaan dari kedua class ini, kita akan menggunakan schema sebagai berikut:

  1. Kolom pertama terdapat dua buah objek, yakni Icon dan Text. Dimana kedua objek ini berderet secara horizontal.
  2. Kolom kedua terdapat sebuah Card, dimana didalam card memiliki dua buah objek yang berderet secara vertical.

Masih menggunakan file main.dart, modifikasi menjadi:

import 'package:flutter/material.dart';

void main() {
  runApp(HomePage());
}

class HomePage extends StatelessWidget {
  build(context) {
    return MaterialApp(
      home: Scaffold(
        appBar: AppBar(
          backgroundColor: Colors.red[800],
          leading: Icon(Icons.home),
          title: Text('DW Flutter Basic')
        ),
        
        //YANG DIMODIFIKASI
        body: Container(
          margin: EdgeInsets.all(10.0), //CODE BARU UNTUK MENGATUR MARGIN
          child: Column(
            children: <Widget> [
              Row(
                children: <Widget>[
                  Icon(Icons.archive),
                  Text('Artikel Terbaru', style: new TextStyle(fontWeight: FontWeight.bold))
                ]
              ),
              Card(
                child: Column(
                  children: <Widget>[
                    Image.network('https://flutter.io/images/homepage/header-illustration.png'),
                    Text('Belajar Flutter')
                  ]
                ),
              ),
            ]
          )
        )
      )
    );
  }
}

Penjelasan:

  • child dari Container terdapat class Column(), dimana children dari Column() terbagi menjadi dua bagian, yakni: Row() dan Card(). Dapat disimpulkan, bahwa kedua objek tersebut akan membentuk kolom (vertical), sehingga apapun yang berada didalam Row() akan diletakkan diatas dan apapun yang berada didalam Card() akan diletakkan setelah objek dari Row di-render.
  • Row() juga memiliki property children, dimana didalamnya terdapat dua buah objek, yakni: Icon & Text. Maka Icon dan Text ini akan di-render secara horizontal.
  • Card() memiliki property child yang menggunakan class Column(). children dari Column terdapat dua buah objek yakni: Image dan Text.

Kemudian tekan ctrl + r atau re-build untuk melihat hasilnya seperti gambar dibawah

tutorial flutter

Kesimpulan

Apabila diperhatikan dari proses yang telah kita lakukan, hal ini serupa dengan menyusun puzzle, dimana tiap kepingannya saling terkait untuk mencapai interface yang diinginkan. Tujuan dari artikel seri #2 ini adalah untuk memahami struktur dan penggunaan Widget yang telah disediakan oleh Flutter.

Backend Developer iTechShark, salah satu perusahaan asal Amerika. Senang dengan teknologi baru. Laravel addict yang tidak fanatik. Merekam jejak dengan menulis

Belajar Flutter Basic #5: HTTP Request Flutter

Belajar Flutter Basic #5: HTTP Request

Hal penting yang wajib diketahui dalam mobile programming, terkhusus ketika menggunakan Flutter adalah HTTP Request. Sebab, hal ini menjadi kunci sekaligus jembatan untuk berinteraksi dengan backend a...

Belajar Flutter Basic #4: Form & Validation Flutter

Belajar Flutter Basic #4: Form & Validat...

Interaksi yang sering kali dilakukan dalam sebuah aplikasi adalah mengisi form. Tak lengkap rasanya jika sebuah form hanyalah sebuah form biasa saja tanpa dilengkapi dengan fitur validation. Maka pada...

Belajar Flutter Basic #3: Membuat Tabs Flutter

Belajar Flutter Basic #3: Membuat Tabs

Seringkali kita temukan pada kebanyakan aplikasi mobile adalah pengelompokan konten yang ditampilkan menggunakan tabs. Sebut saja, Whatsapp membaginya menjadi 4 tabs, yakni: Icon kamera, Chat, Status...

Komentar