~ We are changing the world with technology. ~

Matt Mullenweg

Membuat Controller pada Laravel

Membuat Controller pada Laravel

10445 Dilihat

Dalam sebuah alur kerja sebuah framework yang menganut sistem MVC, controller memiliki peranan yang terbilang sibuk, yakni menjadi mak combang yang menghubungkan antara view dan model. Untuk membuat sebuah controller, pada laravel kita dapat menggunakan magic tool yang bernama Artisan’s. Laravel sangat menakjubkan dengan command line tool.

Mengenal Artisan

Jika anda ingin melihat command yang tersedia pada artisan, ketikkan perintah berikut pada command line dan tekan enter :

php artisan list

Dan akan menampilkan daftar command yang tersedia

Tentunya saya tidak bisa memasukkan semua list yang tertera dalam satu gambar. Dan jika gambar yang saya sediakan diatas kurang jelas pada perangkat anda, cukup jalankan command php artisan list dan anda dapat melihatnya dengan lebih jelas dari command line.

Dapat kita lihat, artisan menampilkan banyak sekali option command, jauh lebih banyak daripada yang bisa kita diskusikan saat ini dan mungkin tidak dapat anda ingat secara keseluruhan dalam satu tarikan nafas. Yang akan kita bahas saat ini adalah salah satu kemampuan artisan yakni bagaimana cara membuat controller.

Membuat Controller

Pada command line, ketikkan perintah berikut kemudian tekan enter :

php artisan make:controller TestController

Ini hanya dua bagian sederhana, command dan nama class controller. Dapat kita lihat nama controller yang dibuat mengandung kata controller dan uppercase pada huruf pertama dari setiap kata pada nama controller.

Setelah menekan enter, seharusnya akan menampilkan pesan konfirmasi seperti ini :

Controller telah dibuat, dan dapat kita temukan pada folder berikut : app/Http/Controllers dengan nama TestController.

Dan didalam file TestController akan terdapat code berikut :

<?php
namespace App\Http\Controllers;
use Illuminate\Http\Request;

class TestController extends Controller
{
    //
}

Dapat kita lihat, didalamnya hanya sebuah class kosong tanpa method. Laravel sudah cukup pintar dalam menentukan namespace dan menempatkannya pada folder yang sesuai. Sehingga sudah tidak merepotkan kita lagi dalam mengatur namespace.

Membuat Controller Dengan Resources Flag

Sekarang hapus file yang controller yang telah kita buat sebelumnya. Kita akan membuat controller lagi, tapi kali ini, kita akan menggunakan –resource flag. Jadi setelah dihapus, ketikkan perintah berikut pada command line :

php artisan make:controller TestController –resource

Lalu kita akan mendapatkan 7 method kosong mengikut yang mengikut RESTful pattern :

<?php
namespace App\Http\Controllers;
use Illuminate\Http\Request;

class TestController extends Controller
{
    /**
     * Display a listing of the resource.
     *
     * @return \Illuminate\Http\Response
     */
    public function index()
    {
        //
    }

    /**
     * Show the form for creating a new resource.
     *
     * @return \Illuminate\Http\Response
     */
    public function create()
    {
        //
    }

    /**
     * Store a newly created resource in storage.
     *
     * @param  \Illuminate\Http\Request  $request
     * @return \Illuminate\Http\Response
     */
    public function store(Request $request)
    {
        //
    }

    /**
     * Display the specified resource.
     *
     * @param  int  $id
     * @return \Illuminate\Http\Response
     */
    public function show($id)
    {
        //
    }

    /**
     * Show the form for editing the specified resource.
     *
     * @param  int  $id
     * @return \Illuminate\Http\Response
     */
    public function edit($id)
    {
        //
    }

    /**
     * Update the specified resource in storage.
     *
     * @param  \Illuminate\Http\Request  $request
     * @param  int  $id
     * @return \Illuminate\Http\Response
     */
    public function update(Request $request, $id)
    {
        //
    }

    /**
     * Remove the specified resource from storage.
     *
     * @param  int  $id
     * @return \Illuminate\Http\Response
     */
    public function destroy($id)
    {
        //
    }
}

Mudah bukan ? Sekian cara membuat controller, adapun pembahasan lebih lanjut akan kita lanjutkan pada artikel selanjutnya. 

Full Stack Developer & Remote Worker salah satu perusahaan asal Australia. Senang dengan teknologi baru. Laravel addict yang tidak fanatik. Merekam jejak dengan menulis

Import With Relationships Using Laravel Excel Laravel

Import With Relationships Using Laravel...

Migrasi aplikasi ke dalam sistem yang baru, terkadang ada banyak perbedaan yang cukup signifikan, salah satu diantaranya adalah struktur database antara sistem yang lama dengan sistem yang baru. Berik...

Convert Jetstream From Tailwind to Bootstrap Laravel

Convert Jetstream From Tailwind to Boots...

Jetstream memperkenalkan diri dengan sebagai starter kit dengan design yang cukup menarik sebagai 'permulaan' dalam mengembang aplikasi menggunakan Laravel. Jetstream menyediakan beberapa fitur, diant...

Image Watermark in Laravel 8 Laravel

Image Watermark in Laravel 8

Watermark menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi penggunaan gambar tanpa izin pemiliknya dimana hak atas gambar tersebut harus mendapatkan izin yang bersangkutan. Ada beragam kasus yang sering m...

Komentar